Berlaju Berlalu

Entah dimana rimbaku!
Ku mengayun-ayun pedalnya,
di jalan sepi dan daun-daun kering
menutupi sebagian jalan.

Ku bergeser, mencari aman.
Di balik pohon yang rindang, kulit yang begitu keras secara 'tiba-tiba'.
Tanda kekhawatiran denganku.

Niat ulahku begitu teransparan.
Di bawa daun sejuk, kenyataan bayangan daun hijau yang 'masih hidup'.
Tak bisa ku bantah, sama kenyataan sinar matahari yang menyinari separuh dari bumi yang begitu luasnya.

Para bakteri dan bangkai
Sedang menanti cara instant
Tangan insan yang tanpa pamri

Ia siap memperpanjang hidup
Mahoni (Swietenia mahagoni) jika,
Daun keringnya, tak jatu ...
Di tangan tukang sapu kota, lalu
Dikumpulkan
Dikarungkan
Diangkutnya, bahkan
Dicampurkan sama plastik.

Kalau tidak ...
Hujan mengirimnya ke sungai
sampai ke laut.
Angin membawahnya, entah kemana
yang tak tau rimbanya!

Post a Comment for "Berlaju Berlalu"