Pemandangan-pemandangan

Rumah Kopi Ranin. 2020
Di sini pangkuan alam, aku terhanyut dalam alunan simponi alam
Tak sengaja, dia yang datang alihkan pandangan dari keindahan alam yang nyata
Warna-warni lukisan Tuhan memang indah namun, dia juga rupa gambaraNya (sempurna)
Apalah alasan yang bisa di jelaskan untuk menudu dia sebagai penghalang pemandangan? "Walau pun sebentar"
Karena dia juga, diciptakan untuk hidup berdampingan.

Momen yang di tunggu adalah keheningan, terang pun pamit seketika namun,
Gelap segera menyelimuti di balik atap Rumah Kopi Ranin, kita menikmati kopinya namun, diam-diam bae

Semenjak terang pergi tadi
Kita kesepian Bahtin dan akal, 
Irama dan percikan sungai berirama dengan nyanyian cacing dan kodok di kekelaman
Bisikan insan yang lain masih nyaring
Butiran lampu-lampu taman masih tersenyum-ria

Kita masih menatap esok hari dan harus  menyambut tanpa pamit dari sini
Wahai Hawa, sampai jumpa di lain waktu.

Punten,. Ini lukisan sekejap
Lukisan yang sempurna, perlu waktu yang lama memang!

 _Rumah Kopi Ranin, 09 Juni 2020_ 
#Gits | 2020

Post a Comment for "Pemandangan-pemandangan"