Teman Perjalanan
Aku jumpa begitu ragam flora dan fauna di sepanjang perjalanan yang ku tempu.
Semak belukar.
Onak dan duri.
Aku di sambut begitu ramah dan hangat.
Aku seorang aktivis pelarian.
Gunung dan lembah ku jejaki.
Aku berlari dari zona nyaman.
Sungai dan tebing ku tebas.
Perubahan gelap menjadi terang dan sebaliknya dibawa kolong langit, terjadi depan mata begitu saja.
Burung-burung mulai rapikan barisannya.
Cacing-cacing mulai atur nada dan intonasinya.
Pergerakan dedaunan, sesuaikan dengan tempo angin yang tak beraturan.
S a t u, d u a, t i g a & e m p a t
Aku hanya ingat satu suara, suara yang perna keluar dari mulut, Abraham Lincoln.
Setiap perjalanan "teman yang baik adalah diri sendiri" Karena sumur pun bisa menghianati seperti Abraham Lincoln.
Ciremai, 14 April 2019
#ayomenulis

Post a Comment for "Teman Perjalanan"