Seperti Kita
Menyapa itu begitu sederhana tanpa jaringan, tapi juga lebih dalam dan luas maknanya.
Pamit pun lebih berat dalam kata-kata dan sentuhan emosional yang ada. Karena tinggi sekali membawa makna yang tersirat.
Masih kah kau awan, mengiringi semua ini tanpa ada rasa rindu yang baru saja terobati?
Masih kah kau laut, meredam semua kegersangan seperti kerang yang ringan namun tetap kuat?
Masih kah kalian hutan dan isinya, menyejukkan bumi ini kembali asri dan berkelanjutan?
Masih kah kalian, gunung dan pegunungan, agar mau dibungkusi onak balukar hijau yang memberikan tempat burung berlindung?
Semoga embun laut dan darat adalah tour leader terbaik yang secara sustinable. Seperti Matahari dan Bulan menyaksikan perubahan arah planet ini pada porosnya.
Kota Injil, 06 Desember 2020

Post a Comment for "Seperti Kita"