Menjelang Malaikat Tidur
Namanya kesempatan kan datang dalam
waktu yang tipis
Mungkin hendak menjagaiku, namun ketika ia lela dalam
pelayanan terlelap pulas
Aku melihat matanya tertutup rapat sedangkan
mata yang lain terbuka dan sipit
Aku melihat kaki sebelahnya di Bumi sedangkan
kaki yang lain di Firdaus
Mata yang tertutup darahnya mengabrasi dkm (daerah kelopak mata) sedangkan
mata yang terbuka sungai kehidupan katanya yang mengalir di sepanjang pipihnya
Lalau sang maha bersabdah
sembari menyerahkan pedangnya
Belah lah ia dan menjadi dua bagian
lalu kau bawa yang laing dan tinggalkan yang lain disini
kemudian berakhir usia perjalanan waktu dan
melihat bumi jatuh di lautan api yang kekal!
06 Juni 2021

Post a Comment for "Menjelang Malaikat Tidur"