One Day No Halutination
![]() |
| Dock Pribadi; Sungai Mului & Hutan Lindung |
Bagaimana dengan buah dari hasil pemikiran yang mistis? Ini yang sa mau bahas,....
Yah semakin hari cara kita akan berubah atau berbeda, karena kita selalu memusatkan perhatian dan energi pada pikiran mistis tersebut, dari buah fikir akan terbagi fokus lagi ke Indra, misalkan mimpi, penglihat/mata batin, pendengaran, perasaan act yang disebut "indra ke enam" mungkin. Yang aneh nya dari mimpi, bangun langsung bisa bercakap kondisi tak tidur lagi, seperti aktivitas pada normal dan kita bisa bercerita, ngopi dan aktivitas lain nya, bahkan orang lain sekitar kita gah tahu, sementara kita lagi cerita dengan orang yang lain secara normal.
Mungkin diantara kita yang terbiasa panjang berfikir, tak bisa manjahkan fikiran untuk tenang. Si nalar akan terus berkelana tanpa kita sadari....
Begitu juga, ukuran energi sebanding berapa banyak daya pikir kita dalam waktu tertentu. Saya menamakan nya special tourism, karena biar pun dalam satu waktu, duduk bertiga, hal-hal gaib lain di sekitar. Cuman saya yang boleh melihat dan merasakan serta mendengarkan "tanpa" dua kawan lain nya ketahui.
Hal mistis itu banyak, tergantung yang apa dan itu menurut saya tergantung dari hasil pikiran kita, ada yang bilang memang kita punya penjaga/ada yang jagain act act act...
Itu tentu saja, tapi 100% saya tak percaya, karena tempat atau waktu yang berbeda, yah saya berinteraksi dengan "sesuatu" berbeda juga (tak sama), saya mencoba untuk fokuskan nalar pada hal mistis beruba atau ingin tahu, misalnya suatu rumah, roh/ruh apa saja entah yang baik atau yang jahat, dan itu benar saya bisa lihat, dengarkan atau merasakan bahkan dengan jelas lawan bicara saya, saya bisa tahu jenis Jin apa yang pakai mulutnya berbicara dengan saya, dan pasti hanya dua hal, dua hal tersebut adalah bertentangan atau tidak dan reaksinya sesuai, begitu juga hal lain nya.
Dan akhirnya suatu hari (hari ini) saya mencoba untuk tidak berfikir yang aneh-aneh, dimana hari tanpa fikiran. Mengikat fikiran, tapi habis ikat entah simpan di mana, dan satu kebingungan, seperti satu kata beribu makna (anu) dan ini aneh. Sederhanya gini, kalo kita lihat sesuatu benda seperti pintu, piring, pisau atau benda lain nya, saat kita lihat informasi yang masuk atau terima oleh diafgraqma tersebut akan di teruskan ke otak, kemudian benda tersebut diidentifikasi dan, dimana otak dengan segudang folder berbagai kosa kata ia akan panggil hal yang sejenis, kemudian di analisis bisa jadi kualitatif dan kuantitatif tergantung kebutuhaat saat tersebut, sehingga mengrucut menjadi informasi yang benar atau memperoleh jawaban begitu pula dengan indra lain nya...
Mungkin sebagian kita melihat benda di sekitar kita, yah biasa saja, bodoh amat, mungkin karena kita memusatkan perhatian ke hal yang lain dan ini cara saya berlati, setiap kali dengar, lihat, merasakan, tentu saya respon dan hal inj membuat saya sangat sensitive dan semua tak bisa saya anggap biasa saja, seperti hukum sebab dan akibat.
Special tourism ini, kalo kita berperilaku angku, gah beretika... Maka kita bisa ditegur jika emang mereka iseng dan kita diisegin, awalnya saya berkeyakinan bahwa itu hanya halusinasi, mereka gah bakal pukul sampai melukai secara fisik selain perubahan mental dan mungkin jiwa, tapi jangan salah,.... Teguran mereka melalui fisik juga bisa, misalnya keseleo atau jatu, bisa juga bengkak berbagai organ tubuh tertentu bengkak, dan mungkin bagi teman-teman yang penasaran, boleh baca pada tulisan #medicinaltraditionaltourism. Yang mana teguran mereka yang menyembukan dan saya menjalani penyembuhan secara tradisional.
Batu Kajang, 04 Oct 2022

Post a Comment for "One Day No Halutination"